Cerita Bersambung 2018

By the way, sekarang tanggal berapa ya? Oh hari minggu… besok sudah senin aje… cerita ini berawal lima hari yang lalu saat muncul pertanyaan di siang menjelang sore itu “malem menunya apaan nih?” – artinya alamat lembur dan menu kurang lebih 5 hari lembur kami adalah sebagai berikut: hari pertama Pizza Hut, hari kedua KFC, hari ketiga bakmi GM + 60 tusuk sate ayam dan kambing, hari keempat KFC lagi dan ditutup dengan Pizza Marzano + martabak dan pop mie di hari kelima.

Begitulah kurang lebih suasana kerja tim kolaborasi kecil kami, tim ini gabungan 3 kelompok dari fungsi yang berbeda beda sedang berusaha m-launching sistem yang konon katanya kekinian agar bisa digunakan sebelum hari Senin (sebenarnya sdh mundur dari jadwal sebelumnya karena satu dan lain hal).

Selama lima hari terakhir ini jangan digitung jumlah kesulitan yang kami hadapi mulai dari data tidak sinkron, notifikasi notifikasi yang keluar, kehabisan makanan, akses internet lambat, uang gojek kurang, clash dengan vendor, telepon dari istri, beda pendapat diantara kami serta sejuta drama teknologi yang kami temui…

Tapi tentu saja setiap cerita punya dua sisi yang berbeda, biarpun sejuta drama diatas tadi terjadi, di sisi lain cerita singkat ini masih ada banyak hal baik lain juga yang terjadi. Pertama, Saya bersyukur punya tim yang sangat supportive, tidak gampang menyerah, helpful dan yang paling penting masih bisa melucu di saat saat genting seperti ini. Kedua, saya bersyukur punya ibu yang memikirkan anak anaknya, beliau datang menjelang jam 9 malam dan baru kembali sekitar jam 3.30 pagi. Ketiga, saya bersyukur banyak makanan tambahan waktu beliau datang ha ha ha. Keempat, saya bersyukur punya rekan kerja yang walaupun secara fisik tidak bersama kami tapi masih mendukung kami dari tempat mereka berada.Pesan WhatsApp yang saya terima di pkl 00.30 pagi at least memberikan semangat lagi untuk bisa segera overcome challenge yg ada (terima kasih uwak).

Kelima, saya bersyukur dalam perjalanan ini saya tidak sendiri, di kantor pun saya masih memiliki keluarga. Terima kasih Tuhan untuk anugrah dan berkat yang Engkau berikan… (bersambung)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s