Selera Vintage Masa Kini

Nasi Goreng

Masih edisi rumah makan dan restoran “vintage”… sebenarnya kunjungan ke Rumah Makan Akoen ini sudah lama direncanakan, tetapi baru terealisasi di suatu Jumat sekitar dua minggu yang lalu. Kami berempat berangkat menuju Jalan Suryo – persisnya di seberang lapangan blok S. Sebuah bangunan baru warna putih dengan logo lingkaran warna biru bertuliskan “Akoen”.

Attachment-1Pasti masih ingat asal muasal rumah makan ini di Jalan Tirtayasa (saat ini masih ada) – Rumah makan dengan harga yang lumayan bersahabat, porsi cukup besar dan rasa yang lumayan enak. Jadi teringat masa – masa bekerja di Ernst & Young… tidak jarang kami mampir di rumah makan ini. The new Akoen – masakan dan rasa yang sama dengan lokasi dan tempat yang berbeda. Ruangannya ber-AC yang membuat suasana lebih nyaman, dilengkapi dengan meja dan kursi yang jauh lebih bagus dibandingkan dengan Akoen yang pertama.

Inside

Slide1Pesanan siang itu adalah 2 porsi nasi goreng spesial, mpek mpek dan 2 porsi bakmi ayam yamin manis bakso. Tidak terlalu lama kemudian, pesanan kami tiba di meja dan ternyata porsinya masih tidak berkurang dibandingkan jaman dahulu. Untuk saya, lumayan perjuangan juga menghabiskan satu porsi nasi goreng tersebut. Seharusnya 2 porsi nasi goreng pas untuk dimakan oleh 3 orang plus jajanan lainnya. Setelah kenyang dengan santapan siang… kami lanjutkan dengan segelas kopi sebelum kembali ke kantor. Akoen – selera vintage yang masih pas untuk masa kini.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s